Penanganan Sampah Laboratorium

Loading...

Penanganan Sampah Laboratorium


Sampah/limbah laboratorium :
                - sampah kimia
                - sampah biologi
                - sampah plastik
                - sampah yang lain

1. Sampah Kimia
Aturan Pembuangan sampah kimia  :
  Tidak boleh dibuang di saluran pembuangan air :
                - pelarut-pelarut organik
                - logam berat
                - sianida, sulfida
                - bahan-bahan padat
  Sampah –sampah kimia yang berbahaya harus ditempatkan pada wadah yang diberi label
  Sampah radioaktif harus mendapat penanganan khusus, demikian juga bahan bersifat karsinogenik.

Catatan :
  Sampah-sampah yang sangat berbahaya biasanya diubah (dioksidasi, direduksi, dinetralisasi, dll) menjadi bahan yang kurang berbahaya sebelum ditempatkan dalam wadah-wadah pembuangan.
  Alkali kuat harus dinetralisir sebelum dibuang, sedangkan asam kuat harus dinetralkan dengan sodium bikarbonat sebelum dibuang

Bahan Karsinogenik :
  Bahaya : beresiko tumor dan kanker pada seseorang.
  Penyimpanan :
                - bahan tsb dipesan sebanyak yang diperlukan saja
                - wadah penyimpan harus aman betul
                - semua wadah harus berlabel jelas dan disimpan dlm almari yang aman berventilassi
  Penanganan :  bagian tubuh yang terkena dengan zat tersebut harus segera dicuci dengan air dingin selama + 5 menit
  Pembuangan ;
ü limbah karsinogenik dibuang dalam wadah berlabel dan tertutup serta terpisah dari bahan kimia lainnya
ü dibuang secara bertahap, jangan menunggu hingga jumlahnya banyak
ü bahan karsinogenik cair ditempatkan maksimal separo dari kapasisas volume tempat pembuangan



2. Limbah Biologi
  Membakar sampah botani dan zoologi merupakan jalan terbaik utk meyakinkan bahwa bahan-bahan busuk tsb tidak beresiko membahayakn kesehatan
  Preparat biologi, stains, fixative dan clearing agents kemungkinan besar toksik shg tidak boleh dibuang ke sistem drainase umum
  Sampah harus ditempatkan pada wadah tertutup dan diberi label
  Sampah yang mengandung mikroorganisme harus di autoklave terlebih dahulu
  Sampah biologi dan mikrobiologi dlm jumlah besar sebaiknya dimusnahkan dlm incenerator


3. Sampah Plastik :
  Jangan dibakar, kecuali dalam alat pembakar khusus.
  Sampah plastik jangan dikubur, sebaiknya dibuang pada wadah khusus pembuangan plastik

4. Sampah-sampah lain :
  Sampah kertas dibuang dlm wadah khusus untuk kertas dan sebaiknya dibakar dalam satu tempat pembakaran
  Sampah-sampah yang tajam (mata pisau, syringe, jarum) harus ditempatkan dalam kotak khusus dan tidak boleh dicampur dengan sampah lainnya. 


Loading...

0 Response to "Penanganan Sampah Laboratorium"

Posting Komentar