Kelenjar Pencernaan

Loading...

Kelenjar Pencernaan


Glandula Saliva (kelenjar ludah)

      Makanan merangsang refleks saraf menyebabkan kelenjar ludah mengeluarkan ludah melalui duktus
      Ludah mengandung glikoprotein yang disebut musin, memudahkan makanan ditelan
      Membunuh bakteri yang masuk kemulut
      Mengandung buffer
      Enzim ptialin pada ludah, berfungsi menghidrolisis pati menghasilkan disakarida dan maltosa

Hepar (hati)

         Memproduksi empedu, mengandung garam empedu membantu pencernaan lemak
         Hormon CCK (Kolesistokinin) merangsang hati untuk mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus halus.

Fungsi Hati :

ü Metabolisme Karbohidrat.
ü Metabolisme Lemak.
ü Metabolisme Protein.
ü Memproses Obat-Obatan dan Hormon.
ü Ekskresi Bilirubin.
ü Sintesis Garam-Garam Empedu. Penyimpanan vitamin (A, B12, D, E, K) dan mineral (besi dan tembaga).
ü Fagositosis.
ü Mengaktifkan Vitamin D

Susunan getah empedu

1. Natrium bikarbonat, natrium chlorida
2. Asam empedu
                Primer    : as.kolat, as.kenodeoksi kolat
                Skunder : as.deoksi kolat, as.litho kolat
3. Lesitin
4. Kolesterol
5. Pigmen empedu (bilirubin)
6. Protein
7. Hasil metabolisme dan sekresi hati, seperti hasil  detoksikasi obat

Fungsi empedu :

  1. Emulsifikasi, menurunkan tegangan permukaan mengemulsikan lemak
  1. Menetralkan asam
  2. Eksresi, eksresi asam empedu dan kolestrol mengeluarkan racun, obat, dll
  3. Kelarutan kolesterol
  4. Metabolisme pigmen empedu (bilirubin)
Batu Empedu (galstone):
  • Empedu sangat jenuh dengan kolesterol
  • Infeksi mengendapkan kolesterol sebagai kristal
  • Terbentuk batu

Penyebab :
  • Sintesis kolesterol hati meningkat
  • Sintesis asam empedu menurun (Menurunnya aktifitas 7 - hidroksilase)


Pankreas

  Pankreas adalah kelenjar berwarna keputihan, terbentuk dari usus dua belas jari, dan terletak di permukaan bawah lambung. Sel kelenjar dalam pankreas menghasilkan getah pankreas yang akan masuk ke duodenum melalui saluran pankreas.
  Getah pankreas disekresikan di bawah pengaruh hormon. Hormon Sekretin, merangsang kelenjar pancreas mengeluarkan senyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus. Jika isi lambung yang bersifat asam masuk ke dalam duodenum, sel-sel tertentu pada duodenum akan melepaskan hormon sekretin dan hormon kolesistokinin ke dalam darah. Jika hormon sekretin sampai di pankreas, akan merangsang produksi dan pelepasan getah pankreas, sedangkan hormon kolesistokinin merangsang empedu untuk mengeluarkan bilus. Bilus mengandung garam empedu dan bilirubin yang dapat mengemulsikan lemak.



Senyawa yang dihasilkan pankreas :
  Natrium bikarbonat : menetralkan suasana asam dari makanan yang berasal dari lambung
  Enterokinase : mengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin serta mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin. Tripsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  α-Amilase : mengubah ikatan 1,4 glikosida
  Lipase : mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol
  • Tripsin : memecah peptida pada gugus asam amino basa
  • Khimotripsin : memecah ikatan peptida pada asam amino tidak bermuatan (seperti asam amino aromatik)
  • Elastase : memecah ikatan asam amino glisin, alanin dan serin
  Peptidase : membantu hidrolisis peptida menjadi asam amino.
  Nuklease : menguraikan nukleotida menjadi nukleosida dan gugus pospat.
  Hormon Insulin : menurunkan kadar gula dalam darah sampai menjadi kadar normal
  Hormon Glukagon : menaikkan kadar gula darah sampai menjadi kadar normal
  Kolestero erase : ribonuklease & deoksiribonuklease



By Muliana G.H., S. Pd - 2015
Loading...

0 Response to "Kelenjar Pencernaan"

Posting Komentar