Validitas & Reliabilitas (Rangkuman Evaluasi & Assesmen)

Loading...


Validitas dan Reliabilitas (Rangkuman)
Catatan kuliah, dibimbing oleh bapak : Dr. Firdaus Daud


A. Definisi validitas
Validitas berkenaan dengan ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai
Valid artinya sahih
Tes dikatakan valid apabila tes tersebut mengukur apa yang hendak diukur
Validitas tidak berlaku universal (sesuai tujuan)
Hasil harus sesuai dengan keadaan yang dievaluasi (analogi  memotret: gambar=data, valid= gambar sesuai kenyataan)
Validitas sebuah tes dapat diketahui dari hasil pemikiran dan hasil pengalaman
Instrumen dipesyaratkan valid agar hasil evaluasi juga valid

B. Macam-macam validitas
1. Validitas logis (analisis kualitatif)
Berdasarkan hasil penalaran atau logika
Ada 2 macan validitas logis:
  validasi isi (isi materi)
  validasi konstruksi (konstruksi aspek kejiwaan)
validitas logis untuk analisis soal
Ditinjau dari segi teknis, isi dan editorial
  Teknis : penelaahan soal (prinsip pengukuran dan format penulisan)
  Isi : kelayakan pengetahuan
  Editorial : penelaahan yang satu dengan soal lainnya
  Analisis lainnya : dari segi materi , konstruksi dan bahasa
  Melalui analisis kualitatif dapat diketahui berfungsi tidaknya suatu soal
validitas empiris untuk analisis soal
  Analisis karakteristik internal tes meliputi tingkat kesukaran, daya pembeda dan reliabilitas
  Fungsinya untuk meningkatkan kualitas soal

2. Validitas empiris (analisis kuanttitatif), Berdasarkan pengalaman

C. Cara menguji validitas instrumen secara empiris
1.     Validitas “ada sekarang” : Instrumen yang kondisinya sesuai dengan kriteriaum yang sudah ada tersedia
2.    Validitas prediksi : Instrumen yang kondisinya sesuai dengan kriterium  yang diramalkan akan terjadi

D. Jenis Validitas yang sering digunakan :
  Validitas Isi /validitas kurikuler (tes mampu mengungkap isi suatu konsep)
  Validitas Konstruksi (butir soal dapat mengukur setiap aspek berfikir
  Validitas Ada Sekarang/validitas empiris (tes sumatif/ulangan harian)
  Validitas Prediksi (tes masuk perguan tinggi)

E. Cara mengetahui validitas alat ukur :
  Tes dikatakan memiliki validitas jika hasilnya sesuai kriteria artinya memiliki kesejajaran antara hasi tes dengan kriterium
  Untuk mengetahu kesejajaran digunakan   Teknik korelasi Produk Momen (Pearson)  dengan simpangan  dan dengan angka kasar

F. Validitas Butir Soal (item)
  Sebuah item dikatakan valid apabila mempunyai dukungan yang besar terhadap skor total
  Skor pada item menyebabkan skor total menjadi tinggi atau rendah
  Sebuah item memiliki validitas  yang  tinggi jika skor item mempunyai kesejajaran dengan skor total
  Digunakan rumus korelasi produk moment dengan rumus angka kasar, rumus koefisien korelasi biserial

G. Reliabilitas
  Arti Reliabilitas bagi sebuah Tes
  Reliabilitas = Kepercayaan
  Tes mempunyai taraf kepercayaan tinggi jika dapat memberikan hasil yang tetap kapan dan dimanapun tes digunakan
  Beberapa hal yang mempengaruhi hasil tes, adalah:
1)    Panjang tes dan kualitas butir-butir soalnya (Rumus Spearman – Brown)
2)   Testee (peserta tes) (bukan kelompok terpilih dan kelompok terpilih)
3)   Penyelenggara tes (petunjuk tes, pengawas yang tertib, suasana lingkungan dan tempat tes)

H. Cara Mencari besarnya reliabilitas
  Metode bentuk paralel (equivalent)
       yaitu 2 buah tes yang mempunyai kesamaan tujuan, tingkat kesukaran dan susunan tetapi butir-butir soalnya berbeda
       Disebut juga alternative from method (paralel forms)
  Metode tes ulang (test-retest method)
  yaitu 1 seri tes tetapi dicobakan dua kali
  disebut juga single tes-double-trial method
  hasil tes dihitung korelasinya
  Metode belah dua (split-half method)
  Yaitu satu tes dicobakan satu kali
  Disebut juga single-test-single-trial method
  Hasil korelasi tidak langsung ditafsirkan karena yang diketahui baru realibilitas separuh tes
  Realibilitas seluruh tes digunakan rumus Spearma Brown

Loading...

0 Response to "Validitas & Reliabilitas (Rangkuman Evaluasi & Assesmen)"

Posting Komentar